Kembali Ke Mekkah;
Setelah selesai menjalankan ibadah di Arafah dan Mina, kini anda bersiap siap untuk kembali lagi ke Mekkah untuk menjalankan tawaf ifadhah, sai dan tahalul. Bila ingin mencari buah tangan, dihari terakhir biasanya para pedagang mengobral barang dagangan nya. Peci, Tasbih, Sorban, abaya, sajadah, digelar sepanjang jalan, didepan makhtab. Beli lah secukupnya saja, karena dibandara, koper anda tidak boleh melebihi 25Kg.
Bila tidak terlaluh letih, sebaiknya sesampainya di makhtab, bersegeralah menuntaskan rukun haji dengan menjalankan tawaf ifadhah, sai dan tahalul. Karena setelah tuntas menjalankan nya maka selesai sudah rangkaian ibadah haji anda. Semua larangan haji kini telah dihalalkan kembali, termasuk berhubungan intim dengan istri/suami. Tapi masa’ sempet seh
Karena tidak ada bus yang akan membawa anda ke masjidil haram, maka naiklah colt omprengan 2 Riyal an, namun bila tidak terlalu jauh bisa saja berjalan kaki bersama rombongan. Alangkah gembiranya hati ini, letih tak terasa, karena Ridho Allah telah tercurah.
Tawaf Wada:
Ini adalah hari terakhir anda di Mekkah. setelah 1 bulan lamanya beribadah tak henti henti nya dimasjidil Haram. Berat rasa dihati untuk meninggalkannya, Air mata tumpah ruah. Hati ini serasa teramat piluh, membayangkan masih adakah kesempatan lagi untuk kembali kemari, ke baitullah. Langkah demi langkah di saat tawaf wada, nikmatilah. Janganlah tergesa gesa, karena setelah ini anda akan kembali ke makhtab untuk segera berangkat ke madinah.
Bila anda berkeingian untuk mencium hajar aswad, inilah kesempatan yang terbaik. Bagi gelombang kedua biasanya pelataran ka’bah sudah mulai sedikit lengang karena sebagian jamaah sudah ada yang pulang ke negeri nya masing masing ataupun sudah ada yang sudah mulai bergerak ke Madinnah. Berdoalah sebelum nya, memohon pada yang maha empunya Hajar aswad, Allah swt ,agar diijinkan mencium batu dari surga seperti hal nya yang dilakukan oleh Rasulullah. Kuatkan tekad anda, tidak usah terpengaruh dengan tawaran jockey hajar aswad yang umumnya berasal dari Indonesia itu. Insya Allah kesempatan itu ada untuk anda.
Madinnah:
Sehari sebelum berangkat ke Madinnah, koper sudah harus di packing rapih dan diletakkan didepan pintu kamar. Porter yang akan mengangkut dan menyusun nya dibagasi bus. Perjalanan ke Madinnah akan ditempuh sekitar 6 jam, biasanya disepanjang perjalanan jamaah tak banyak yang bercakap cakap. Semua sedang merasa ada sesuatu yang hilang dihati nya karena harus berpisah dengan Baitullah. Tak jarang banyak jamaah yang menitikkan airmata manakala perlahan bus meninggalkan kota Mekkah.
Madinnah, kota yang indah, dengan tatakota yang lebih rapih dibandingkan dengan Mekkah. Dari kejauhan kita dapat melihat menara menara masjid Nabawi yang sangat indah. Bila bus telah tiba dan semua koper anda telah dimasukan ke kamar, bersiap siaplah untuk memulai sholat arbain, sholat wajib berjamaah sebanyak 40 waktu di Nabawi. Berbeda dengan Masjidil Haram, pintu masuk bagi jamaah perempuan dan laki laki dipisahkan. Upayakanlah agar anda berkesempatan untuk sholat sunnat di Raudhah, tempat yang mustajab untuk berdoa. ‘Antara rumah ku dan mimbar ku (raudhah)adalah taman surga’, sabda Rasulullah.
Letak raudhah dapat terlihat dengan jelas dari perbedaan warna karpet nya yang berwarna kehijau hijauan, sementara karpet lain nya berwarna merah. Dibawah kubah hijau, disitulah Rasulullah dimakamkan bersama ke dua sahabatnya, Abu Bakar as siddiq dan Umar bin Khatab. Ucapkanlah salam dan salawat pada nya. Bagi jamaah laki laki dapat dengan jelas melihat makam rasulullah manakala hendak keluar dari pintu masjid, namun tidak bagi perempuan yang memang tidak diperbolehkan untuk melintasi area tersebut.
Untuk dapat sholat di Raudhah, kita butuh kesabaran karena semua jamaah ingin melakukan hal yang sama. Berdoalah pada Allah agar diberi kesempatan untuk sholat di taman surga. Bila kesempatan itu ada, jangan pula kita egois, cukuplah sholat sunnat 2 rakaat dan berdoa lah secukupnya. Berilah kesempatan pada jamaah yang lain agar merekapun dapat berkesempatan sholat disana. Bagi jamaah perempuan disediakan waktu khusus untuk dapat sholat di raudhah, biasanya setelah waktu dhuha dan menjelang Ashar.
Ziarah selama di Madinnah:
Setelah hari kedua, jamaah akan dibawa berziarah diseputaran kota madinnah. Tujuan pertama adalah Masjid Quba, masjid pertama yang dibangun oleh Rasulullah tidak terlalu jauh dari Nabawi, hanya sekitar 30 menit perjalanan dengan bus. ’Ber wudhu lah di makhtab sebelum berangkat kesana, dan lakukanlah sholat sunnat 2 rakaat, Insya allah nilai ibadahnya sebesar ibadah umrah’. Didepan masjid Quba adalah mini market kurma. Beli dan cicipilah kurma segar yang mungkin baru pertama kali anda lihat, rasanya manis dan sedikit kelat, enak sekali.
Di masid Quba anda tidak lama berhenti, paling sekitar 30 menit saja. setelah itu anda akan diajak pergi ke kebun kurma. Rupa rupa kurma yang ditawarkan, namun yang menjadi andalan adalah kurma nabi, ajwa. Harga nya memang lebih mahal dibandingkan dengan jenis kurma yang lain, sekitar 70 riyal per kilo nya. Rasakan juga buah tiin (tercantum dalam surrat At Tiin) yang dapat anda nikmati sambil melihat lihat kebun kurma yang berada dibelakang toko tersebut.
Setelah itu, anda akan dibawa ke mesjid qiblathain (mesjid dengan 2 kiblat), melintasi mesjid Khandaq hingga berhenti di sekitar gunung Uhud. Tidak perlu untukmenghabiskan waktu untuk berphoto photo disana, namun ingatlah akan kisah perang Uhud. Bagaimana sakit dan beratnya perjuangan Rasulullah beserta sahabat manakala dikejar kejar oleh kaum kafir di sepanjang gunung Uhud. Bayangkan juga bagaimana para pemanah yang seharus nya tetap berada dibukit, namun akhirnya tidak mematuhi perintah rasulullah agar tidak turun dari posisinya apapun yang terjadi, namun dilanggar karena ingin merebut harta pampasan perang yang berujung dengan kekalahan yang sangat menyakitkan bagi kaum muslimin. Bayangkan juga bagaiman kejinya Hindun melumat jantung paman Rasulullah, Hamzah, karena dendam yang membara dihatinya. Di Uhud banyak hikmah yang terkandung. Sekali saja pasukan nabi melanggar perintahnya, namun berakibat kekalahan besar yang diderita, bahkan Rasulullah pun patah gigi nya karena diserang kaum kafir.
Di Uhud, tak pantas rasanya kita bersuka ria. Karena sepanjang perjalanan hidup kita entah sudah berapa sering kita melanggar perintah Rasululullah. Tak pantas pula kita untuk tertawa, karena di Uhud berapa banyak syuhada yang terkapar karena ingin membela kebesaran Islam. Renungkanlah duhai saudara ku.
Kembali ke Tanah Air:
Setelah 8 hari di Madinnah, anda akan bersiap siap untuk kembali ke tanah air. Sehari menjelang kepulangan anda harus mem packing semua barang bawaan. Ingat, koper yang boleh dibawa hanya koper resmi yang telah dibagikan. Jangan menambah koper lain, kecuali anda akan mengirimkan nya via pos atau jasa pengiriman lain nya. Namun dari beberapa pengalaman, koper tambahan akan tiba setelah anda sampai ditanah air lebih dari 2 minggu.
Belilah oleh oleh secukupnya saja, tidak usah berlebihan. Karena yang terpenting oleh oleh sepulang haji adalah kini kita telah menjadi ‘manusia yang baru’, yang bersemangat menyebarkan syiar agama dengan cara dan media apa pun. Semoga Mabrur haji mu, duhai saudara ku. Tamat.
