Davik Oktavian’s Weblog

Entries from November 2008

Tips kecil Disaat berhaji(06)

November 18, 2008 · 11 Comments

Kembali Ke Mekkah;

Setelah selesai menjalankan ibadah di Arafah dan Mina, kini anda bersiap siap untuk kembali lagi ke Mekkah untuk menjalankan tawaf ifadhah, sai dan tahalul. Bila ingin mencari buah tangan, dihari terakhir biasanya para pedagang mengobral barang dagangan nya. Peci, Tasbih, Sorban, abaya, sajadah, digelar sepanjang jalan, didepan makhtab. Beli lah secukupnya saja, karena dibandara, koper anda tidak boleh melebihi 25Kg.

Bila tidak terlaluh letih, sebaiknya sesampainya di makhtab, bersegeralah menuntaskan rukun haji dengan menjalankan tawaf ifadhah, sai dan tahalul. Karena setelah tuntas menjalankan nya maka selesai sudah rangkaian ibadah haji anda. Semua larangan haji kini telah dihalalkan kembali, termasuk berhubungan intim dengan istri/suami. Tapi masa’ sempet seh :)

Karena tidak ada bus yang akan membawa anda ke masjidil haram, maka naiklah colt omprengan 2 Riyal an, namun bila tidak terlalu jauh bisa saja berjalan kaki bersama rombongan. Alangkah gembiranya hati ini, letih tak terasa, karena Ridho Allah telah tercurah.

Tawaf  Wada:

Ini adalah hari terakhir anda di Mekkah. setelah 1 bulan lamanya beribadah tak henti henti nya dimasjidil Haram. Berat rasa dihati untuk meninggalkannya, Air mata tumpah ruah. Hati ini serasa teramat piluh, membayangkan masih adakah kesempatan lagi  untuk kembali kemari, ke baitullah. Langkah demi langkah di saat tawaf wada, nikmatilah. Janganlah tergesa gesa, karena setelah ini anda akan kembali ke makhtab untuk segera berangkat ke madinah.

Bila anda berkeingian untuk mencium hajar aswad, inilah kesempatan yang terbaik. Bagi gelombang kedua biasanya pelataran ka’bah sudah mulai sedikit lengang karena sebagian jamaah sudah ada yang pulang ke negeri nya masing masing ataupun sudah ada yang sudah mulai bergerak ke Madinnah. Berdoalah sebelum nya, memohon pada yang maha empunya Hajar aswad, Allah swt ,agar diijinkan mencium batu dari surga seperti hal nya yang dilakukan oleh Rasulullah. Kuatkan tekad anda, tidak usah terpengaruh dengan tawaran jockey hajar aswad yang umumnya berasal dari Indonesia itu. Insya Allah kesempatan itu ada untuk anda.

Madinnah:

Sehari sebelum berangkat ke Madinnah, koper sudah harus di packing rapih dan diletakkan didepan pintu kamar. Porter yang akan mengangkut dan menyusun nya dibagasi bus. Perjalanan ke Madinnah akan ditempuh sekitar 6 jam, biasanya disepanjang perjalanan jamaah tak banyak yang bercakap cakap. Semua sedang merasa ada sesuatu yang hilang dihati nya karena harus berpisah dengan Baitullah. Tak jarang banyak jamaah yang menitikkan airmata manakala perlahan bus meninggalkan kota Mekkah.

Madinnah, kota yang indah, dengan tatakota yang lebih rapih dibandingkan dengan Mekkah. Dari kejauhan kita dapat melihat menara menara masjid Nabawi yang sangat indah. Bila bus telah tiba dan semua koper anda telah dimasukan ke kamar, bersiap siaplah untuk memulai sholat arbain, sholat wajib berjamaah sebanyak 40 waktu di Nabawi. Berbeda dengan Masjidil Haram, pintu masuk bagi jamaah perempuan dan laki laki dipisahkan. Upayakanlah agar anda berkesempatan untuk sholat sunnat di Raudhah, tempat yang mustajab untuk berdoa. ‘Antara rumah ku dan mimbar ku (raudhah)adalah taman surga’, sabda Rasulullah.  

Letak raudhah dapat terlihat dengan jelas dari perbedaan warna karpet nya yang berwarna kehijau hijauan, sementara karpet lain nya berwarna merah. Dibawah kubah hijau, disitulah Rasulullah dimakamkan bersama ke dua sahabatnya, Abu Bakar as siddiq dan Umar bin Khatab. Ucapkanlah salam dan salawat pada nya. Bagi jamaah laki laki dapat dengan jelas melihat makam rasulullah manakala hendak keluar dari pintu masjid, namun tidak bagi perempuan yang memang tidak diperbolehkan untuk melintasi area tersebut.

Untuk dapat sholat di Raudhah, kita butuh kesabaran karena semua jamaah ingin melakukan hal yang sama. Berdoalah pada Allah agar diberi kesempatan untuk sholat di taman surga. Bila kesempatan itu ada, jangan pula kita egois, cukuplah sholat sunnat 2 rakaat dan berdoa lah secukupnya. Berilah kesempatan pada jamaah yang lain agar merekapun dapat berkesempatan sholat disana. Bagi jamaah perempuan disediakan waktu khusus untuk dapat sholat di raudhah, biasanya setelah waktu dhuha dan menjelang Ashar. 

Ziarah selama di Madinnah:

Setelah hari kedua, jamaah akan dibawa berziarah diseputaran kota madinnah. Tujuan pertama adalah Masjid Quba, masjid pertama yang dibangun oleh Rasulullah tidak terlalu jauh dari Nabawi, hanya sekitar 30 menit perjalanan dengan bus. ’Ber wudhu lah di makhtab sebelum berangkat kesana, dan lakukanlah sholat sunnat 2 rakaat, Insya allah nilai ibadahnya sebesar ibadah umrah’. Didepan masjid Quba adalah mini market kurma. Beli dan cicipilah kurma segar yang mungkin baru pertama kali anda lihat, rasanya manis dan sedikit kelat, enak sekali.

Di masid Quba anda tidak lama berhenti, paling sekitar 30 menit saja. setelah itu anda akan diajak pergi ke kebun kurma. Rupa rupa kurma yang ditawarkan, namun yang menjadi andalan adalah kurma nabi, ajwa. Harga nya memang lebih mahal dibandingkan dengan jenis kurma yang lain, sekitar 70 riyal per kilo nya. Rasakan juga buah tiin (tercantum dalam surrat At Tiin) yang dapat anda nikmati sambil melihat lihat kebun kurma yang berada dibelakang toko tersebut. 

Setelah itu, anda akan dibawa ke mesjid qiblathain (mesjid dengan 2 kiblat), melintasi mesjid Khandaq hingga berhenti di sekitar gunung Uhud. Tidak perlu untukmenghabiskan waktu untuk berphoto photo disana, namun ingatlah akan kisah perang Uhud. Bagaimana sakit dan beratnya perjuangan Rasulullah beserta sahabat manakala dikejar kejar oleh kaum kafir di sepanjang gunung Uhud. Bayangkan juga bagaimana para pemanah yang seharus nya tetap berada dibukit, namun akhirnya tidak mematuhi perintah rasulullah agar tidak turun dari posisinya apapun yang terjadi, namun dilanggar karena ingin merebut harta pampasan perang yang berujung dengan kekalahan yang sangat menyakitkan bagi kaum muslimin. Bayangkan juga bagaiman kejinya Hindun melumat jantung paman Rasulullah, Hamzah, karena dendam yang membara dihatinya. Di Uhud banyak hikmah yang terkandung. Sekali saja pasukan nabi melanggar perintahnya, namun berakibat kekalahan besar yang diderita, bahkan Rasulullah pun patah gigi nya karena diserang kaum kafir.

Di Uhud, tak pantas rasanya kita bersuka ria. Karena sepanjang perjalanan hidup kita entah sudah berapa sering kita melanggar perintah Rasululullah. Tak pantas pula kita untuk tertawa, karena di Uhud berapa banyak syuhada yang terkapar karena ingin membela kebesaran Islam. Renungkanlah duhai saudara ku. 

Kembali ke Tanah Air:

Setelah 8 hari di Madinnah, anda akan bersiap siap untuk kembali ke tanah air. Sehari menjelang kepulangan anda harus mem packing semua barang bawaan. Ingat, koper yang boleh dibawa hanya koper resmi yang telah dibagikan. Jangan menambah koper lain, kecuali anda akan mengirimkan nya via pos atau jasa pengiriman lain nya. Namun dari beberapa pengalaman, koper tambahan akan tiba setelah anda sampai ditanah air lebih dari 2 minggu.

Belilah oleh oleh secukupnya saja, tidak usah berlebihan. Karena yang terpenting oleh oleh sepulang haji adalah kini kita telah menjadi ‘manusia yang baru’, yang bersemangat menyebarkan syiar agama dengan cara dan media apa pun. Semoga Mabrur haji mu, duhai saudara ku. Tamat.

Categories: Religi

Tips Kecil Disaat Berhaji(05)

November 17, 2008 · Leave a Comment

Mabit di Muzdhalifah:

Airmata telah tumpah, rekaman dosa dan khilaf bagaikan film lama yang diputar ulang. Terlihat dengan sangat jelas. Menangislah sepuasnya, karena di Arafah kita tengah berhitung betapa banyak dosa yang kita bawa. Kita tak membawa apa apa selain kekhilafan. Dan disaat wukuf, yang utama kita minta adalah ampunan dan  ridho Allah semata.

Manakala matahari tenggelam, berakhir pula waktu wukuf. Jamaah akan segera bergerak ke Muzdhalifah, bus akan menjemput anda diluar pagar tenda. Bila telah tiba di muzdhalifah, anda akan melihat miniatur padang mahsyar. Sejauh mata memandang yang terlihat hanya manusia yang berpakaian ihram putih putih, siapapun. Nikmatilah indah nya langit, dengan jutaan bintang berkelip, terlihat jelas bahwa kita bukanlah siapa siapa, tak setitik debu pun artinya dihadapan Allah. Jutaan ummat semua berkumpul disini, bermalam (mabit). Manfaatkan waktu selama di muzdhalifah untuk istirahat setelah mengumpulkan 70 batu kecil untuk digunakan melempar jamarat selama di Mina. Karena besok pagi, anda akan melempar Jumrah Aqabah.

Mina:

Tenda di Mina terasa lebih nyaman karena selain lebih besar juga dilengkapi dengan AC. Biasanya hampir sebagian besar jamaah disaat shubuh semua telah tiba di Mina. IStirahatlah sejenak. Minuman hangat berlimpah ruah di dapur umum, semua disediakan untuk anda, duhai tamu Allah. Waktu yang paling afdol melempar jumrah pada 10 dzulhijah adalah disaat Dhuha. Disaat jam jam tersebut, menyemut manusia berebutan untuk melempar jumrah aqabah. Namun jangan paksakan diri anda untuk melempar disaat waktu afdol tersebut. Keselamatan anda justru hal yang utama untuk diperhatikan.

Pada saat melempar jumrah, upayakan bergerak dalam rombongan KBIH anda. Bila di kelompok anda ada jamaah yang sudah sepuh, yakinkan bahwa ada yang mengawal dan menggandeng nya agar tidak lepas dari rombongan. Setelah lepas jam 14.00, biasanya suasana sudah mulai agak lengang, dan inilah waktu anda bergerak dari tenda menuju jamarat. Tidak usah terburu buru pada saat melempar. Bila telah berada ditepi jamarat, ambillah satu demi satu batu untuk dilemparkan ke Aqabah sambil berucap Bismillahi Allahu akbar. Lemparlah sifat sifat syetan yang ada dalam diri kita sendiri. Usirlah dia agar tak pernah kembali ada didalam diri.

Setelah tujuh batu terlempar, bertahalul lah anda. Diseputaran jamarat banyak yang menawarkan jasa gunting rambut. Bila Ingin mencukur gundul, yakinkan bahwa silet yang digunakan benar benar baru, untuk mencegah hal hal yang tidak kita inginkan. Biaya cukur gundul bila pakai silet baru 10 riyal. Alangkah indah nya, setiap helai rambut anda akan bersaksi di hari perhitungan kelak duhai tamu Allah.

Hari Tasyrik (11, 12 dan 13 Dzulhijah)

Dihari tasyrik, para jamaah akan melempar jumrah kembali. Dimulai dari jamarat  Ulla, Wustha dan Aqabah. Masing masing jamarat akan dilempar dengan 7 batu kecil yang telah kita siapkan sejak dari muzdhalifah. Waktu afdol disaat setelah Dzuhur dan itu mengapa jamarat akan dipenuhi oleh para jamaah. Biasanya jamaah diatur waktu untuk melempar, jamaah Indonesia seringkali dijadwalkan melempar dimalam hari. Untuk hal yang satu ini, rasanya kita bolehlah sedikit bandel, karena biasanya diwaktu Ashar pun jamarat sudah mulai terasa lengang.

Selama di Arafah dan Mina, rasa persaudaraan sesama jamaah akan terasa sangat kental. Semua saling memperhatikan dan peduli pada sesama. Andai semangat ini bisa terbawa hingga pulang ke Indonesia, alangkah indahnya. Bila tidak ada hal yang sangat mendesak, sebaiknya jamaah melakukan Nafar tsani dengan menuntaskan melempar jumrah sepanjang hari tasyrik. Bila kondisi tidak memungkinkan untuk pulang ke Mekkah untuk langsung Tawaf Ifadhah /tawaf rukun setelah melontar jumrah aqabah, tawaf Ifadhah dapat dilakukan setelah kegiatan melontar telah usai/ sekembali dari Mina. (bersambung)

Categories: Religi

Tips kecil disaat berhaji(04)

November 14, 2008 · 4 Comments

Hari Tarwiyah / 8 Dzulhijah:

Biasanya manakala tanggal 8 dzulhijah, bus gratis yang disediakan untuk membawa jamaah ke masjidil haram sudah tidak ada lagi. Semua bus sudah dipersiapkan untuk membawa jamaah ke arafah, bada ashar. Pagi hari semua bawaan dalam travelling bag sudah harus siap. Bawaan tidak usah terlalu banyak, cukup 1 lembar kain ihram untuk jaga jaga bila kain ihram yang dipakai terkena najis serta 2 stel pakaian sudah cukup. Jangan lupa menyiapkan tikar plastik lipat yang bisa dibeli diseputaran makhtab, juga sapu lidi kecil akan sangat bermanfaat untuk membersihkan karpet didalam tenda yang berpasir.

Hemat hemat lah energi anda, bila tak ada keperluan yang sangat mendesak lebih baik tetap di makhtab. Jarak Mekkah ke Arafah sebetulnya tidaklah terlalu jauh, namun karena pada saat itu semua jamaah menuju tempat yang sama, semua jalan akan sangat padat dan super macet. Waktu tempuh bisa memakan 2 hingga 3 jam. Bawalah 1 botol zamzam untuk diperjalanan, karena setiba nya diArafah, semua telah tersedia; susu, kopi, teh, gula juga nasi kotak. Buah buahan juga melimpah ruah, sunkist, apel juga mie instant serta roti/snack dibagi gratis untuk anda. Diseputaran tenda juga tersedia air minum, namun agar jangan terserang batuk lebih baik jangan minum air dingin.

Tenda sebaiknya dipasang tanda khusus, ini untuk mempermudah anda mencarinya. Kuasai betul jalan menuju  ke toilet juga ke dapur umum jika anda butuh minuman hangat. Dimalam hari sebaiknya anda tetap berada di tenda, habiskanlah waktu untuk beribadah. Jangan keluar tenda bila tidak ada keperluan yang sangat mendesak, apalagi disaat itu anda tengah mengenakan pakaian ihram. Angin dingin yang berhembus akan sangat terasa di tubuh. 

Wukuf di Arafah:

Tanggal 9 Dzulhijah adalah hari yang ditunggu tunggu, karena pada tanggal tersebutlah wukuf akan dimulai setelah dzuhur. Tidak berhaji seseorang bila tidak wukuf. Itu mengapa meskipun sedang sakit separah apapun, jamaah akan tetap dibawah ke Arafah. Di pagi hari setelah sholat subuh, banyak jamaah yang mencari saudara, tetangga ataupun kenalan lainnya di Arafah. Padahal itu tidak perlu dilakukan. Pada hari ini, kita hanya ingin berjumpa dengan Allah, memohon ampunan nya setelah selama ini kita melegamkan qalbu kita dengan segala khilaf yang telah kita lakukan. Perbanyaklah berdzikir sambil menunggu dzuhur tiba. Bila ingin menghangatkan tubuh, cukuplah diseputaran tenda saja.

Setelah shalat jamak taqdim dzuhur dan ashar, saatnya wukuf telah tiba. Tumpahkanlah semua air mata dihadapan Allah, sesalilah segala dosa dan khilaf sambil berharap allah menerima segala amalan dan ibadah anda. Disaat Wukuf, Allah membangga banggakan semua makhluknya yang tengah berhaji ke para malaikat ‘lihatlah, semua hamba ku datang dari negeri yang jauh, dengan pakaian ihram yang berdebu serta rambut yang kusut, semua mengagungkan dan memuji Aku’. Alangkah beruntung nya anda, duhai saudara ku. Alangkah beruntung nya karena hidayah Allah telah tercurah pada mu. Semoga mabrur haji mu. (bersambung)

Categories: Religi

Tips Kecil Disaat Berhaji (03)

November 13, 2008 · Comments Off

Menunggu Hari Tarwiyah;

Setelah menjalankan ibadah Umrah, berarti anda sudah boleh memakai kembali pakaian seperti biasanya. Disarankan untuk tidak terlalu banyak membawa pakaian, cukup 3 atau 4 setel saja. Pilihlah pakaian yang berbahan katun, selain ringan, menyerap keringat, juga bila dicuci cepat kering nya. Warna putih sangat dianjurkan, jangan pilih warna yang menyolok.

Selama di makhtab anda akan banyak berjumpa dengan orang orang yang mungkin punya kebiasaan yang sangat berbeda. Rekan sekamar bisa jadi orang yang tidak terbiasa dengan AC, namun juga tidak tertutup kemungkinan juga anda akan sekamar dengan teman yang bila menghidupkan AC dingin nya hingga ke sumsum. Belum lagi kebiasaan buruk merokok dikamar mandi disaat sambil ’setor’ akan betul betul menguras kesabaran. Puncaknya dimalam hari, suara mesin gergaji dari rekan sekamar akan sangat menggangu istirahat anda. Bila sudah begitu, sebaiknya bersegeralah pergi ke masjid, habiskan saja waktu anda disana. Bukankah selama berhaji kita bukan untuk berlama lama tinggal di makhtab kan?

Dimakhtab, urusan kamar mandi harus dibuat kesepakatan. Biasanya 1 kamar mandi akan digunakan bersama untuk 15 jamaah. sungguh tidak beruntung bagi anda yang punya kebiasaan buruk berlama lama dikamar mandi, ditambah lagi saat datang nya jadwal ’setor’ yang tidak bisa secepat kilat. Cara mensiasati nya anda harus bangun lebih cepat, jam 3 pagi anda harus siap untuk segera berangkat ke masjidil haram untuk sholat tahajud dan sholat subuh. Kesepakatan sesama teman semisal jangan mencuci dikamar mandi, jangan menjemur pakaian terutama pakaian dalam,  akan sangat membantu kenyamanan anda selama di makhtab.

Meskipun anda bukan dokter ataupun suster, jangan malu untuk menggunakan masker penutup hidung bila hendak keluar makhtab. Cuaca panas dan juga berdebu akan cepat membuat batuk kering menyerang anda. Untuk menghindari bibir mengering gunakan lipsgloss, juga oleskan pelembap di muka, tangan juga tumit serta teleapak kaki. Tidak sedikit jamaah yang terhalang ke khusuq an nya disaat ibadah karena terganggu perihnya tumit yang pecah pecah dan luka. Jadi sedikit ‘genit’ menggunakan kosmetik, rasanya tak jadi mengapa. jangan lupa membawa payung, untuk menghindari panasnya sengatan matahari, pilihlah yang berwarna mencolok semisal merah ataupun warna warni yang terang. Karena payung selain untuk menghindari panas juga bisa bermanfaat sebagai ’sign’ bila ada teman yang janjian untuk bertemu dengan anda disatu tempat.

Karena jarak makhtab yang cukup jauh dari Masjidil Haram, bus gratis akan disiapkan untuk mengangkut jamaah ke masjidil haram. Namun bila bus yang ditunggu tak kunjung datang, jangan pelit, keluarkan 2 riyal untuk naik colt omprengan. jangan tertinggal sholat berjamaah hanya karena harus mengirit uang 2 riyal. Khusus jamaah perempuan bila hendak naik colt omprengan ini sangat disarankan untuk pergi dengan rombongan, jangan pergi sendiri, untuk menghindari hal yang tidak diharapkan.

Untuk menghemat biaya makan, banyak jamaah dalam satu KBIH membuat kelompok masak bersama. Namun hal ini tidak disarankan karena akan membuat anda tidak optimal memanfaatkan waktu untuk beribadah selama di Mekkah. Anda akan merasa diburu buru waktu untuk bersegera meninggalkan masjid karena hari ini adalah jadwal anda menyiapkan makan siang bagi kelompok anda. Sungguh tidak nyaman, padahal mungkin saat itu anda sedang khusuq khusuq nya sholat sunnat, ber dzikir ataupun tengah ber i’tikaf. yakinlah, allowance yang diberikan lebih dari cukup untuk biaya makan anda selama di mekkah. Sekali makan biasanya  hanya habis sekitar 10 hingga 12 riyal. Perihal menu, jangan khawatir, disekitar makhtab anda tidak sedikit TKW yang nyambi berjualan masakan asli indonesia. Bakso, ayam goreng, kangkung bahkan pecel pincuk pun ada. So, jangan buang waktu percuma hanya karena anda ingin hemat berlebihan. (bersambung)

Categories: Religi

Tips Kecil Disaat Berhaji (02)

November 11, 2008 · 4 Comments

Di Masjidil Haram;

Sepanjang perjalanan dari makhtab menuju Masjidil Haram perbanyaklah bertalbiyah, tidak perlu bercakap cakap untuk hal yang tak penting. Hanya Allah yang kita ingat. Labaik Allahumma Labaik. Kami datang memenuhi panggilan Mu ya Allah. yakinlah, hati kita akan terus bergetar. Langkah demi langkah, degup jantung semakin cepat. Manakala Masjidil Haram telah tampak, berurai sudah airmata. Tak perlu malu pada orang sekitar kita. Kita malu hanya pada Allah, karena begitu banyak dosa yang kita lakukan selama ini.

Sebelum masuk ke Masjidil Haram, pastikan bahwa semua jamaah di kelompok anda, mengingat pintu nomor berapa yang dimasuki atau berlampu warna apa.  Di hari pertama, sebaiknya jamaah jangan keluar dari pintu lain karena selain akan memutar cukup jauh juga rawan untuk tersesat. Bila di kelompok anda ada jamaah yang sudah sepuh, pastikan ada jamaah yang mengawal dan menggandengnya agar tidak terpisah.

Meskipun skenario di saat bertawaf telah disusun, namun sering kali tidak berjalan seperti yang kita harapkan. Karena disaat musim haji, ratusan ribu orang akan memenuhi pelataran ka’bah untuk bertawaf. Sulit sekali untuk mempertahankan formasi kelompok yang telah direncanakan. Jadi sebelum mulai bertawaf, hendaknya menyusun rencana bila terpisah dari rombongan. Tempat yang paling strategis untuk bertemu kembali sebelum menjalankan Sa’i adalah area tempat minum air zam zam, yang letak nya segaris lurus dengan Multadzam. Tunggu disana, dan jangan bersa’i sendiri sebelum semua jamaah rombongan anda berkumpul.

Safa – Marwah:

Ber sa’i dimulai dari bukit Safa dan berakhir di bukit Marwah. di bulan April yang lalu, kondisi nya kurang begitu nyaman, karena ada pekerjaan konstruksi perluasan masjidil Haram. Suara bising dan berdebu ditambah dengan ratusan ribu jamaah yang tengah ber sa’i, dorong dorongan sesama jamaah akan menjadi hal yang biasa. ingat, jangan terpancing emosi bila tersenggol oleh orang orang Turki atau Afrika yang berbadan besar. Nikmati saja himpitan mereka, bayangkan begitulah beratnya perjuangan buyut kita Siti Hajar mencari setetes air untuk putra nya tercinta, Ismail.

Jangan paksakan diri untuk segera menuntaskan perjalanan dari Safa ke Marwah. Bila lelah mulai menyergap, berhentilah sejenak. Reguklah air zam zam yang ada diseputaran anda, siramkanlah kepala dengan air zam zam yang dingin, insya allah,  akan membuat tubuh segar kembali. Sa’i akan berakhir di Bukit marwah dan itu berarti jarak yang ditempuh sekitar 3 Km. Di Bukit Marwah pula lah tahalul, menggunting sedikit rambut, dilakukan. Tuntas sudah ibadah umrah anda. Berdoa lah sebanyak yang diinginkan, karena saat itu, sudah tak ada jarak antara Allah dengan kita.

Sebelum kembali ke Makhtab, pastikan bahwa semua rombongan jamaah telah berkumpul semua. Jangan beranjak pergi bila tak lengkap. Inilah momentum dalam hidup, bahwa kita harus saling memperhatikan dan menjaga satu dengan yang lain. (bersambung)

Categories: Religi

Tips Kecil Disaat Berhaji (01)

November 11, 2008 · Leave a Comment

Tips ini sengaja saya tulis untuk sahabat sahabat ku yang tengah bersiap siap menunaikan ibadah haji. Tidak lengkap, dan juga tidak istimewa. Namun ijinkan aku untuk tetap berbagi. Semoga menjadi haji yang mabrur kawan, tak ada balasan bagi haji yang mabrur kecuali surga. Gapailah…

Di Bandara King Abdul Aziz;

Meskipun kita berangkat bersama dengan keluarga, namun untuk urusan kunci koper hendak nya dipegang masing masing. Pemeriksaan koper dan administrasi di bandara tersebut dilakukan terpisah bagi jamaah pria dan wanita. Jadi jangan membuat anda paniksendiri hanya karena kunci ataupun passport terbawa suami atau istri.

Sembari menunggu semua koper diangkut ke bus yang telah disiapkan dan pemeriksaan passport jamaah, manfaatkan waktu untuk bersegera mandi dan memakai pakaian ihram di bandara (bagi gelombang ke 2). Ingat, meskipun suasana toilet sangat padat, bukan berarti aurat meski sesama jenis boleh terlihat. Setelah memakai pakaian ihram, lakukanlah sholat sunnat ihram diruang tunggu. Tidak perlu terburu buru, karena sejak pesawat mendarat hingga bus siap membawa kita ke mekkah, paling tidak perlu waktu 2 hingga 3 jam.

Di Makhtab:

Setelah bus tiba di makhtab, kuasai diri. Jangan terburu buru untuk turun dari bus dan sibuk mencari kamar. Serahkan semua urusan itu kepada ketua rombongan dan ketua regu. Yakinlah bahwa setiap jamaah pasti akan dapat kamar, dan yang terpenting jangan memilih milih siapa rekan sekamar yang diinginkan karena hal ini akan membuat repot ketua rombongan. Ingat juga, kondisi anda tengah ber ihram, perbanyak ber istighfar karena pembagian kamar juga biasanya akan memancing emosi para jamaah.

Koper akan diturunkan oleh porter, diangkut, dan akan diletakkan didepan lift di setiap lantainya. pastikan koper anda ada disana dan bersegeralah untuk dimasukan kekamar anda. Bila koper tidak ada di lantai anda, jangan panik. Yakinlah koper anda pasti ada di makhtab tersebut, cuma mungkin terbawa ke lantai yang lain. Laporkan ke ketua rombongan, atau bila tidak terlalu letih anda dapat mencari nya sendiri.

Setelah barang barang dimasukan ke kamar, beristirahatlah sejenak. Nikmati saja ‘nasi kotak’ yang dibagikan gratis untuk anda, meskipun lauk nya mungkin tidak cukup untuk mengundang selera. Menit menit pertama di makhtab tidak perlu membuka stock makanan kering semisal rendang, abon, sambal teri kacang yang sudah anda persiapkan. karena ini akan membuat suasana kamar akan semakin seperti kapal karam, super berantakan. Nikmati saja sensasi empal arab dan sayur buncis yang kerap akan anda jumpai disetiap nasi kotak gratis yang dibagikan. Bukankah di negeri negeri Afrika masih banyak orang yang tengah merindukan nasi kotak yang ada ditangan anda? bersyukurlah..

Bila letih mulai surut, dan anda ingin bersegera umrah, pastikan anda akan berangkat bersama sama regu. Jangan berangkat sendiri sendiri, karena rawan untuk tersesat. Sebelum meninggalkan makhtab menuju masjidil haram, sempatkan untuk memperhatikan lingkungan sekitar makhtab, cari ciri ciri khas dari gedung sekitar makhtab anda yang mudah dikenali. Pastikan jumlah jamaah yang akan berangkat bersama anda, dan bila berjalan kaki perlu tetap waspada karena supir di Mekkah tidak kalah ‘heboh’ nya dibandingkan dengan supir metromini.  (bersambung)

Categories: Religi

Bermimpilah…

November 4, 2008 · 6 Comments

‘Terima kasih ya pak, ini baru pertama kali saya masuk bioskop’. Didalem dingin banget, terus wuih layarnya gede banget, ga kaya’ tivi yang ada dirumah, ujar Adit, salah seorang siswa sekolah petang, ketika  ku tanya bagaimana kesannya setelah selesai nonton film Laskar Pelangi yang disponsori oleh Telkom. ‘ Sebetulnya aku tadi kebelet pipis, pak’. tapi aku tahan aja, selain ga tau tempatnya juga aku malu karena mata ku bengkak karena nangis nonton film nya si Ikal, lanjutnya lagi. ‘Ternyata nonton dibioskop itu enak sekali ya pak’, makan popcorn , minum cocacola.” Entah kapan ya pak, kami bisa kesini lagi, nonton rame rame’, ujar nya penuh harap.

dsc053411‘Anak anak bapak, pasti sering ya ke bioskop? tanya Adit. ‘ngga kaya kami, seumur umur baru kali ini masuk ke bioskop’. ‘Ah, ga juga koq dek’. Anak anak saya juga sangat jarang ke bioskop. Mereka juga seumur umur baru 2 kali masuk bioskop. ‘Gimana, film nya tadi, bagus kan?’, tanya ku mengalihkan pembicaraan. ‘Top banget, bagus banget’, jawab Adit sambil mengacung acungkan jempolnya. ’Kemarin saya takut untuk bermimpi, meski cita cita saya cuma pengen jadi guru. Tapi setelah nonton film Laskar Pelangi, saya yakin cita cita saya bisa menjadi kenyataan, jawab nya yakin.

‘Mimpi adalah kunci untuk kita menaklukan dunia’, tulis Giring dalam bait pertama dari soundtrack film Laskar Pelangi. Mimpi, ya, betul mimpi. Di Negeri ini, bahkan sudah banyak orang yang yang karena ke papahan nya sudah tak berani lagi untuk bermimpi. Berkubang dengan kenyataan hidup, yang dari detik ke detik menghapus harapan. Jangankan untuk sekolah ke Sorbonne, menamatkan SD sekolah petang pun terasa berat karena waktu untuk belajar telah habis terurai diantara dagangan yang diasongkan, menguap diantara tumpukan kardus dan koran bekas.

Bila nonton tayangan Tivi, akhir akhir ini saya suka tersenyum sendiri. Hampir semua sinetron menawarkan mimpi. semua iklan menawarkan mimpi, mulai dari produk kosmetik, alat peramping tubuh, bahkan operator telekomunikasi. Orang orang yang dianggap tokoh diera orde baru pun saat ini pun berani tampil kembali, juga menawarkan mimpi. Ya, Semua menawarkan mimpi, meski aku yakin tak banyak yang mampu dan ingin membeli.

“Menarilah dan terus tertawa, walau dunia tak seindah surga”

Categories: Uncategorized